{"id":401,"date":"2017-05-04T09:22:53","date_gmt":"2017-05-04T09:22:53","guid":{"rendered":"http:\/\/bakumsu.or.id\/?p=401"},"modified":"2017-05-04T09:22:53","modified_gmt":"2017-05-04T09:22:53","slug":"tindakan-represif-polrestabes-medan-terhadap-aksi-mahasiswa-merupakan-bentuk-pengekangan-terhadap-kebebasan-berkumpul-dan-bersuara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/tindakan-represif-polrestabes-medan-terhadap-aksi-mahasiswa-merupakan-bentuk-pengekangan-terhadap-kebebasan-berkumpul-dan-bersuara\/","title":{"rendered":"Tindakan Represif Polrestabes Medan Terhadap Aksi Mahasiswa Merupakan Bentuk Pengekangan Terhadap Kebebasan Berkumpul Dan Bersuara"},"content":{"rendered":"<p class=\"yiv1525958703msonospacing\" style=\"margin: 0cm; margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; background: white;\"><span style=\"color: black; background: white;\">Aksi unjukrasa mahasiswa yang tergabung dalam Konsolidasi Gerakan Mahasiswa Sumut di kawasan kampus USU berakhir bentrok fisik dengan ratusan personil Shabara Kepolisian Resort Kota Besar Medan (Polrestabes),<span class=\"apple-converted-space\">\u00a0<\/span><\/span><span id=\"yui_3_16_0_ym19_1_1493888558774_2451\" style=\"-webkit-padding-start: 0px;\"><span style=\"color: black;\">Selasa (2\/5)<span style=\"-webkit-padding-start: 0px;\"><span style=\"background: white;\">. Ketika mahasiswa sudah mengakhiri aksi, ternyata personil kepolisian tetap memaksa menerobos ke dalam kampus USU dan menangkap 6<\/span> orang mahasiswa dan 1 orang masyarakat umum. Mereka lalu dibawa paksa dan ditahan di markas Polrestabes Medan. Saat ini, 3 orang diantaranya masih ditahan.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p class=\"yiv1525958703msonospacing\" style=\"margin: 0cm; margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; background: white; -webkit-padding-start: 0px; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;\"><span style=\"-webkit-padding-start: 0px;\"><span style=\"color: black;\">\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p id=\"yui_3_16_0_ym19_1_1493888558774_2453\" class=\"yiv1525958703msonospacing\" style=\"margin: 0cm; margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; background: white; -webkit-padding-start: 0px; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;\"><span id=\"yui_3_16_0_ym19_1_1493888558774_2452\" style=\"-webkit-padding-start: 0px;\"><span style=\"color: black;\">Adapun pihak kepolisian tidak mengizinkan keluarga dan advokat untuk bertemu dengan para tahanan sejak penangkapan (Selasa, sekitar pukul 19.00 wib) hingga keesokan harinya (Selasa, 3\/5). Oleh karena itu secara umum, belum ada kejelasan informasi terkait kondisi mereka sejak penangkapan dan penahanan ataupun status hukumnya.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p id=\"yui_3_16_0_ym19_1_1493888558774_2454\" class=\"yiv1525958703msonospacing\" style=\"margin: 0cm; margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; background: white; -webkit-padding-start: 0px; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;\"><span style=\"-webkit-padding-start: 0px;\"><span style=\"color: black;\">\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p id=\"yui_3_16_0_ym19_1_1493888558774_2456\" class=\"yiv1525958703msonospacing\" style=\"margin: 0cm; margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; background: white; -webkit-padding-start: 0px; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;\"><span id=\"yui_3_16_0_ym19_1_1493888558774_2455\" style=\"-webkit-padding-start: 0px;\"><span style=\"color: black;\">Kelompok mahasiswa menggunakan momentum Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada tanggal 2 Mei sekedar untuk menyuarakan adanya pemenuhan hak-hak konstitusional rakyat terutama hak atas pendidikan yang layak. Oleh karena itu, tindakan aparat kepolisian yang merepresi, menerobos masuk ke dalam kampus, lengkap dengan kekuatan represifnya bukan hanya mencerminkan tindakan yang kesewenang-wenangan dan berlebihan, melainkan juga merupakan bentuk pengekangan dan pelanggaran keras terhadap kebebasan berkumpul dan bersuara serta intimidasi terhadap kehidupan kampus.<\/span><\/span><\/p>\n<p class=\"yiv1525958703msonospacing\" style=\"margin: 0cm; margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; background: white; -webkit-padding-start: 0px; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;\"><span style=\"-webkit-padding-start: 0px;\"><span style=\"color: black;\">\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p class=\"yiv1525958703msonospacing\" style=\"margin: 0cm; margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; background: white; -webkit-padding-start: 0px; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;\"><span style=\"-webkit-padding-start: 0px;\"><span style=\"color: black;\">Tindakan kepolisian yang tidak mengizinkan pihak keluarga dan advokat untuk menemui tahanan patut disayangkan. Akibat sikap arogansi ini, hak-hak mahasiswa yang sedang ditahan, terutama hak untuk didampingi penasehat hukum telah diabaikan. Selain itu, informasi yang berimbang dan objektif di ruang publik terkait kasus ini menjadi sangat sulit diperoleh.<\/span><\/span><\/p>\n<p class=\"yiv1525958703msonospacing\" style=\"margin: 0cm; margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; background: white; -webkit-padding-start: 0px; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;\"><span style=\"-webkit-padding-start: 0px;\"><span style=\"color: black;\">\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p class=\"yiv1525958703msonospacing\" style=\"margin: 0cm; margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; background: white; -webkit-padding-start: 0px; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;\"><span style=\"-webkit-padding-start: 0px;\"><span style=\"color: black;\">Oleh karena itu, Koalisi Rakyat Anti Kriminalisasi (KORAK) menyatakan sikap dan desakan sebagai berikut:<\/span><\/span><\/p>\n<p class=\"yiv1525958703msonospacing\" style=\"margin: 0cm; margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; background: white; -webkit-padding-start: 0px; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px;\"><span style=\"-webkit-padding-start: 0px;\"><span style=\"color: black;\">\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<ol>\n<li class=\"yiv1525958703msonospacing\" style=\"text-align: justify; background: white; -webkit-padding-start: 0px; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px; margin: 0cm 0cm .0001pt 36.0pt;\"><span style=\"-webkit-padding-start: 0px;\"><span style=\"color: black;\">Mengutuk tindakan represif kepolisian dan menyerukan penghentian segala bentuk kekerasan, kriminalisasi terhadap kebebasan berkumpul dan bersuara.<\/span><\/span><\/li>\n<li class=\"yiv1525958703msonospacing\" style=\"text-align: justify; background: white; -webkit-padding-start: 0px; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px; margin: 0cm 0cm .0001pt 36.0pt;\"><span style=\"-webkit-padding-start: 0px;\"><span style=\"color: black;\">Kepada Kapolresta Medan supaya menghentikan tanpa syarat proses hukum terhadap para mahasiswa yang saat ini masih berada di tahanan Polrestabes Medan.<\/span><\/span><\/li>\n<li class=\"yiv1525958703msonospacing\" style=\"text-align: justify; background: white; -webkit-padding-start: 0px; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; orphans: 2; widows: 2; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; word-spacing: 0px; margin: 0cm 0cm .0001pt 36.0pt;\">DPRD Provinsi Sumut supaya memanggil Kepala Kepolisian Resort Kota Medan untuk dimintai keterangan, pertanggungjawaban dan selanjutnya mengeluarkan rekomendasi sanksi tegas atas tindakan repressif dan arogan yang dipertontonkan dalam kasus ini.<\/li>\n<\/ol>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Aksi unjukrasa mahasiswa yang tergabung dalam Konsolidasi Gerakan Mahasiswa Sumut di kawasan kampus USU berakhir bentrok fisik dengan ratusan personil Shabara Kepolisian Resort Kota Besar Medan (Polrestabes),\u00a0Selasa (2\/5). Ketika mahasiswa sudah mengakhiri aksi, ternyata personil kepolisian tetap memaksa menerobos ke dalam kampus USU dan menangkap 6 orang mahasiswa dan 1 orang masyarakat umum. Mereka lalu&hellip;&nbsp;<a href=\"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/tindakan-represif-polrestabes-medan-terhadap-aksi-mahasiswa-merupakan-bentuk-pengekangan-terhadap-kebebasan-berkumpul-dan-bersuara\/\" rel=\"bookmark\">Read More &raquo;<span class=\"screen-reader-text\">Tindakan Represif Polrestabes Medan Terhadap Aksi Mahasiswa Merupakan Bentuk Pengekangan Terhadap Kebebasan Berkumpul Dan Bersuara<\/span><\/a><\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":402,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"neve_meta_sidebar":"","neve_meta_container":"","neve_meta_enable_content_width":"","neve_meta_content_width":0,"neve_meta_title_alignment":"","neve_meta_author_avatar":"","neve_post_elements_order":"","neve_meta_disable_header":"","neve_meta_disable_footer":"","neve_meta_disable_title":"","footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-401","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pers-release"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.1.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Tindakan Represif Polrestabes Medan Terhadap Aksi Mahasiswa Merupakan Bentuk Pengekangan Terhadap Kebebasan Berkumpul Dan Bersuara -<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/tindakan-represif-polrestabes-medan-terhadap-aksi-mahasiswa-merupakan-bentuk-pengekangan-terhadap-kebebasan-berkumpul-dan-bersuara\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_GB\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tindakan Represif Polrestabes Medan Terhadap Aksi Mahasiswa Merupakan Bentuk Pengekangan Terhadap Kebebasan Berkumpul Dan Bersuara -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Aksi unjukrasa mahasiswa yang tergabung dalam Konsolidasi Gerakan Mahasiswa Sumut di kawasan kampus USU berakhir bentrok fisik dengan ratusan personil Shabara Kepolisian Resort Kota Besar Medan (Polrestabes),\u00a0Selasa (2\/5). Ketika mahasiswa sudah mengakhiri aksi, ternyata personil kepolisian tetap memaksa menerobos ke dalam kampus USU dan menangkap 6 orang mahasiswa dan 1 orang masyarakat umum. Mereka lalu&hellip;&nbsp;Read More &raquo;Tindakan Represif Polrestabes Medan Terhadap Aksi Mahasiswa Merupakan Bentuk Pengekangan Terhadap Kebebasan Berkumpul Dan Bersuara\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/tindakan-represif-polrestabes-medan-terhadap-aksi-mahasiswa-merupakan-bentuk-pengekangan-terhadap-kebebasan-berkumpul-dan-bersuara\/\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/bakumsu\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-05-04T09:22:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/bakumsu.or.id\/wp-content\/uploads\/2017\/05\/aksi.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"448\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"336\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@bakumsu_officia\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@bakumsu_officia\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimated reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/tindakan-represif-polrestabes-medan-terhadap-aksi-mahasiswa-merupakan-bentuk-pengekangan-terhadap-kebebasan-berkumpul-dan-bersuara\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/tindakan-represif-polrestabes-medan-terhadap-aksi-mahasiswa-merupakan-bentuk-pengekangan-terhadap-kebebasan-berkumpul-dan-bersuara\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin\",\"@id\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/#\/schema\/person\/366386b09cb9962eaaa24b3f95605fa6\"},\"headline\":\"Tindakan Represif Polrestabes Medan Terhadap Aksi Mahasiswa Merupakan Bentuk Pengekangan Terhadap Kebebasan Berkumpul Dan Bersuara\",\"datePublished\":\"2017-05-04T09:22:53+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/tindakan-represif-polrestabes-medan-terhadap-aksi-mahasiswa-merupakan-bentuk-pengekangan-terhadap-kebebasan-berkumpul-dan-bersuara\/\"},\"wordCount\":322,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/tindakan-represif-polrestabes-medan-terhadap-aksi-mahasiswa-merupakan-bentuk-pengekangan-terhadap-kebebasan-berkumpul-dan-bersuara\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/wp-content\/uploads\/2017\/05\/aksi.jpg\",\"articleSection\":[\"PERS RELEASE\"],\"inLanguage\":\"en-GB\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/bakumsu.or.id\/tindakan-represif-polrestabes-medan-terhadap-aksi-mahasiswa-merupakan-bentuk-pengekangan-terhadap-kebebasan-berkumpul-dan-bersuara\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/tindakan-represif-polrestabes-medan-terhadap-aksi-mahasiswa-merupakan-bentuk-pengekangan-terhadap-kebebasan-berkumpul-dan-bersuara\/\",\"url\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/tindakan-represif-polrestabes-medan-terhadap-aksi-mahasiswa-merupakan-bentuk-pengekangan-terhadap-kebebasan-berkumpul-dan-bersuara\/\",\"name\":\"Tindakan Represif Polrestabes Medan Terhadap Aksi Mahasiswa Merupakan Bentuk Pengekangan Terhadap Kebebasan Berkumpul Dan Bersuara -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/tindakan-represif-polrestabes-medan-terhadap-aksi-mahasiswa-merupakan-bentuk-pengekangan-terhadap-kebebasan-berkumpul-dan-bersuara\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/tindakan-represif-polrestabes-medan-terhadap-aksi-mahasiswa-merupakan-bentuk-pengekangan-terhadap-kebebasan-berkumpul-dan-bersuara\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/wp-content\/uploads\/2017\/05\/aksi.jpg\",\"datePublished\":\"2017-05-04T09:22:53+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/tindakan-represif-polrestabes-medan-terhadap-aksi-mahasiswa-merupakan-bentuk-pengekangan-terhadap-kebebasan-berkumpul-dan-bersuara\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-GB\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/bakumsu.or.id\/tindakan-represif-polrestabes-medan-terhadap-aksi-mahasiswa-merupakan-bentuk-pengekangan-terhadap-kebebasan-berkumpul-dan-bersuara\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-GB\",\"@id\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/tindakan-represif-polrestabes-medan-terhadap-aksi-mahasiswa-merupakan-bentuk-pengekangan-terhadap-kebebasan-berkumpul-dan-bersuara\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/wp-content\/uploads\/2017\/05\/aksi.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/wp-content\/uploads\/2017\/05\/aksi.jpg\",\"width\":448,\"height\":336},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/tindakan-represif-polrestabes-medan-terhadap-aksi-mahasiswa-merupakan-bentuk-pengekangan-terhadap-kebebasan-berkumpul-dan-bersuara\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Tindakan Represif Polrestabes Medan Terhadap Aksi Mahasiswa Merupakan Bentuk Pengekangan Terhadap Kebebasan Berkumpul Dan Bersuara\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/#website\",\"url\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/\",\"name\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/\",\"description\":\"Perhimpunan  Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat Sumatera Utara\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-GB\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/#organization\",\"name\":\"BAKUMSU\",\"url\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-GB\",\"@id\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/cropped-cropped-LOGO-BAKUMSU2-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/cropped-cropped-LOGO-BAKUMSU2-1.png\",\"width\":2905,\"height\":1082,\"caption\":\"BAKUMSU\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/bakumsu\",\"https:\/\/x.com\/bakumsu_officia\",\"https:\/\/www.instagram.com\/bakumsu2000?igsh=Z3lzc2hoNmJ0Ynow\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/#\/schema\/person\/366386b09cb9962eaaa24b3f95605fa6\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-GB\",\"@id\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/03551e5a9615c0d369f2e07878fdb63937cd06508a041783b1bf01e2f575d6c0?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/03551e5a9615c0d369f2e07878fdb63937cd06508a041783b1bf01e2f575d6c0?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tindakan Represif Polrestabes Medan Terhadap Aksi Mahasiswa Merupakan Bentuk Pengekangan Terhadap Kebebasan Berkumpul Dan Bersuara -","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/tindakan-represif-polrestabes-medan-terhadap-aksi-mahasiswa-merupakan-bentuk-pengekangan-terhadap-kebebasan-berkumpul-dan-bersuara\/","og_locale":"en_GB","og_type":"article","og_title":"Tindakan Represif Polrestabes Medan Terhadap Aksi Mahasiswa Merupakan Bentuk Pengekangan Terhadap Kebebasan Berkumpul Dan Bersuara -","og_description":"Aksi unjukrasa mahasiswa yang tergabung dalam Konsolidasi Gerakan Mahasiswa Sumut di kawasan kampus USU berakhir bentrok fisik dengan ratusan personil Shabara Kepolisian Resort Kota Besar Medan (Polrestabes),\u00a0Selasa (2\/5). Ketika mahasiswa sudah mengakhiri aksi, ternyata personil kepolisian tetap memaksa menerobos ke dalam kampus USU dan menangkap 6 orang mahasiswa dan 1 orang masyarakat umum. Mereka lalu&hellip;&nbsp;Read More &raquo;Tindakan Represif Polrestabes Medan Terhadap Aksi Mahasiswa Merupakan Bentuk Pengekangan Terhadap Kebebasan Berkumpul Dan Bersuara","og_url":"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/tindakan-represif-polrestabes-medan-terhadap-aksi-mahasiswa-merupakan-bentuk-pengekangan-terhadap-kebebasan-berkumpul-dan-bersuara\/","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/bakumsu","article_published_time":"2017-05-04T09:22:53+00:00","og_image":[{"width":448,"height":336,"url":"https:\/\/bakumsu.or.id\/wp-content\/uploads\/2017\/05\/aksi.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@bakumsu_officia","twitter_site":"@bakumsu_officia","twitter_misc":{"Written by":"admin","Estimated reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/bakumsu.or.id\/tindakan-represif-polrestabes-medan-terhadap-aksi-mahasiswa-merupakan-bentuk-pengekangan-terhadap-kebebasan-berkumpul-dan-bersuara\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/bakumsu.or.id\/tindakan-represif-polrestabes-medan-terhadap-aksi-mahasiswa-merupakan-bentuk-pengekangan-terhadap-kebebasan-berkumpul-dan-bersuara\/"},"author":{"name":"admin","@id":"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/#\/schema\/person\/366386b09cb9962eaaa24b3f95605fa6"},"headline":"Tindakan Represif Polrestabes Medan Terhadap Aksi Mahasiswa Merupakan Bentuk Pengekangan Terhadap Kebebasan Berkumpul Dan Bersuara","datePublished":"2017-05-04T09:22:53+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/bakumsu.or.id\/tindakan-represif-polrestabes-medan-terhadap-aksi-mahasiswa-merupakan-bentuk-pengekangan-terhadap-kebebasan-berkumpul-dan-bersuara\/"},"wordCount":322,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/bakumsu.or.id\/tindakan-represif-polrestabes-medan-terhadap-aksi-mahasiswa-merupakan-bentuk-pengekangan-terhadap-kebebasan-berkumpul-dan-bersuara\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/bakumsu.or.id\/wp-content\/uploads\/2017\/05\/aksi.jpg","articleSection":["PERS RELEASE"],"inLanguage":"en-GB","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/bakumsu.or.id\/tindakan-represif-polrestabes-medan-terhadap-aksi-mahasiswa-merupakan-bentuk-pengekangan-terhadap-kebebasan-berkumpul-dan-bersuara\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/bakumsu.or.id\/tindakan-represif-polrestabes-medan-terhadap-aksi-mahasiswa-merupakan-bentuk-pengekangan-terhadap-kebebasan-berkumpul-dan-bersuara\/","url":"https:\/\/bakumsu.or.id\/tindakan-represif-polrestabes-medan-terhadap-aksi-mahasiswa-merupakan-bentuk-pengekangan-terhadap-kebebasan-berkumpul-dan-bersuara\/","name":"Tindakan Represif Polrestabes Medan Terhadap Aksi Mahasiswa Merupakan Bentuk Pengekangan Terhadap Kebebasan Berkumpul Dan Bersuara -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/bakumsu.or.id\/tindakan-represif-polrestabes-medan-terhadap-aksi-mahasiswa-merupakan-bentuk-pengekangan-terhadap-kebebasan-berkumpul-dan-bersuara\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/bakumsu.or.id\/tindakan-represif-polrestabes-medan-terhadap-aksi-mahasiswa-merupakan-bentuk-pengekangan-terhadap-kebebasan-berkumpul-dan-bersuara\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/bakumsu.or.id\/wp-content\/uploads\/2017\/05\/aksi.jpg","datePublished":"2017-05-04T09:22:53+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/bakumsu.or.id\/tindakan-represif-polrestabes-medan-terhadap-aksi-mahasiswa-merupakan-bentuk-pengekangan-terhadap-kebebasan-berkumpul-dan-bersuara\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-GB","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/bakumsu.or.id\/tindakan-represif-polrestabes-medan-terhadap-aksi-mahasiswa-merupakan-bentuk-pengekangan-terhadap-kebebasan-berkumpul-dan-bersuara\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-GB","@id":"https:\/\/bakumsu.or.id\/tindakan-represif-polrestabes-medan-terhadap-aksi-mahasiswa-merupakan-bentuk-pengekangan-terhadap-kebebasan-berkumpul-dan-bersuara\/#primaryimage","url":"https:\/\/bakumsu.or.id\/wp-content\/uploads\/2017\/05\/aksi.jpg","contentUrl":"https:\/\/bakumsu.or.id\/wp-content\/uploads\/2017\/05\/aksi.jpg","width":448,"height":336},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/bakumsu.or.id\/tindakan-represif-polrestabes-medan-terhadap-aksi-mahasiswa-merupakan-bentuk-pengekangan-terhadap-kebebasan-berkumpul-dan-bersuara\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/bakumsu.or.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tindakan Represif Polrestabes Medan Terhadap Aksi Mahasiswa Merupakan Bentuk Pengekangan Terhadap Kebebasan Berkumpul Dan Bersuara"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/#website","url":"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/","name":"https:\/\/bakumsu.or.id\/","description":"Perhimpunan  Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat Sumatera Utara","publisher":{"@id":"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-GB"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/#organization","name":"BAKUMSU","url":"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-GB","@id":"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/bakumsu.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/cropped-cropped-LOGO-BAKUMSU2-1.png","contentUrl":"https:\/\/bakumsu.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/cropped-cropped-LOGO-BAKUMSU2-1.png","width":2905,"height":1082,"caption":"BAKUMSU"},"image":{"@id":"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/bakumsu","https:\/\/x.com\/bakumsu_officia","https:\/\/www.instagram.com\/bakumsu2000?igsh=Z3lzc2hoNmJ0Ynow"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/#\/schema\/person\/366386b09cb9962eaaa24b3f95605fa6","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-GB","@id":"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/03551e5a9615c0d369f2e07878fdb63937cd06508a041783b1bf01e2f575d6c0?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/03551e5a9615c0d369f2e07878fdb63937cd06508a041783b1bf01e2f575d6c0?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/401","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=401"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/401\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":403,"href":"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/401\/revisions\/403"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/402"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=401"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=401"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=401"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}