{"id":68,"date":"2015-09-10T11:26:32","date_gmt":"2015-09-10T11:26:32","guid":{"rendered":"http:\/\/bakumsu.or.id\/?p=68"},"modified":"2015-09-10T11:26:32","modified_gmt":"2015-09-10T11:26:32","slug":"tangani-konflik-kehutanan-pendekatan-sosial-lebih-diutamakan-dari-penegakan-hukum","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/tangani-konflik-kehutanan-pendekatan-sosial-lebih-diutamakan-dari-penegakan-hukum\/","title":{"rendered":"Tangani Konflik Kehutanan, Pendekatan Sosial Lebih Diutamakan dari Penegakan Hukum"},"content":{"rendered":"<p><strong><a href=\"http:\/\/bakumsu.or.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/diskusi-hutan.jpg\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-medium wp-image-69\" src=\"http:\/\/bakumsu.or.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/diskusi-hutan-300x183.jpg\" alt=\"diskusi-hutan\" width=\"300\" height=\"183\" srcset=\"https:\/\/bakumsu.or.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/diskusi-hutan-300x183.jpg 300w, https:\/\/bakumsu.or.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/diskusi-hutan-600x366.jpg 600w, https:\/\/bakumsu.or.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/diskusi-hutan.jpg 700w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a>KABARHUKUM-Medan |<\/strong> Konflik tenurial hutan adalah berbagai bentuk perselisihan atau pertentangan klaim penguasaan, pengelolaan, pemanfaatan, dan penggunaan kawasan hutan. Untuk menanganinya, pendekatan sosial lebih diutamakan dari penegakan hukum.<\/p>\n<p>Demikian ditegaskan Direktur Penanganan Konflik Tenurial dan Hutan Adat, Rosa Vivien Ratnawati ketika menjadi salah seorang narasumber dalam seminar \u201cUpaya percepatan implementasi putusan MK 35\/PUU-X\/2012 &amp; Penyelesaian Konflik SDA di Sumut\u201d di hotel Grand Antares, Senin (31\/8\/2015).<\/p>\n<p>Vivien mengatakan, tipologi konflik hutan yang terjadi di masyarakat saat ini terdiri dari 4 hal, yakni konflik masyarakat dengan pemerintah, konflik masyarakat dengan perusahaan, konflik antar pemegang izin, dan konflik antar pemerintah.<\/p>\n<p>\u201cUntuk konflik masyarakat dengan pemerintah, ada 2 hal yang menjadi pemicu terjadinya konflik, yakni klaim kawasan hutan dan perambahan kawan,\u201d terangnya.<\/p>\n<p>Maka, lanjutnya, untuk penanganan penegakan konflik kehutanan saat ini bukanlah melalui penegakan hukum, melainkan harus melalui pendekatan sosial. Sebab menurut Vivien, jika penanganan konflik dilakukan melalui penegakan hukum, hal tersebut tidaklah menyelesaikan permasalahan itu sepenuhnya, melainkan hanya menimbulkan masalah baru.<\/p>\n<p>\u201cPenyelesaian konflik yang benar itu harusnya dilakukan dengan cara pendekatan. Kita harus mencari tahu lebih dahulu pokok permasalahan konflik,\u201d jelas Vivien.<\/p>\n<p>Sementara itu, Koordinator KSPPM, Suryati Simanjuntak dalam penyampaiannya mengatakan, masalah utama yang terjadi dalam konflik tanah adat saat ini adalah pelanggaran HAM terhadap masyarakat adat di daerah-daerah yang kaya akan sumberdaya alam. Masyarakat kerap mendapat kriminalisasi dengan dituduh sebagai pencuri di tanah sendiri.<\/p>\n<p>\u201cBanyaknya kerusakan lingkungan yang semakin meluas dan mengancam kapasitas keberlanjutan ekosistem sebagai penyangga kehidupan masyarakat adat. Sehingga masyarakat adat menjadi korban dari perbuatan orang lain,\u201d jelasnya. (*)<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KABARHUKUM-Medan | Konflik tenurial hutan adalah berbagai bentuk perselisihan atau pertentangan klaim penguasaan, pengelolaan, pemanfaatan, dan penggunaan kawasan hutan. Untuk menanganinya, pendekatan sosial lebih diutamakan dari penegakan hukum. Demikian ditegaskan Direktur Penanganan Konflik Tenurial dan Hutan Adat, Rosa Vivien Ratnawati ketika menjadi salah seorang narasumber dalam seminar \u201cUpaya percepatan implementasi putusan MK 35\/PUU-X\/2012 &amp; Penyelesaian&hellip;&nbsp;<a href=\"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/tangani-konflik-kehutanan-pendekatan-sosial-lebih-diutamakan-dari-penegakan-hukum\/\" rel=\"bookmark\">Read More &raquo;<span class=\"screen-reader-text\">Tangani Konflik Kehutanan, Pendekatan Sosial Lebih Diutamakan dari Penegakan Hukum<\/span><\/a><\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":69,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"neve_meta_sidebar":"","neve_meta_container":"","neve_meta_enable_content_width":"","neve_meta_content_width":0,"neve_meta_title_alignment":"","neve_meta_author_avatar":"","neve_post_elements_order":"","neve_meta_disable_header":"","neve_meta_disable_footer":"","neve_meta_disable_title":"","footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-68","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-gagas"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.1.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Tangani Konflik Kehutanan, Pendekatan Sosial Lebih Diutamakan dari Penegakan Hukum -<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/tangani-konflik-kehutanan-pendekatan-sosial-lebih-diutamakan-dari-penegakan-hukum\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_GB\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tangani Konflik Kehutanan, Pendekatan Sosial Lebih Diutamakan dari Penegakan Hukum -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"KABARHUKUM-Medan | Konflik tenurial hutan adalah berbagai bentuk perselisihan atau pertentangan klaim penguasaan, pengelolaan, pemanfaatan, dan penggunaan kawasan hutan. Untuk menanganinya, pendekatan sosial lebih diutamakan dari penegakan hukum. Demikian ditegaskan Direktur Penanganan Konflik Tenurial dan Hutan Adat, Rosa Vivien Ratnawati ketika menjadi salah seorang narasumber dalam seminar \u201cUpaya percepatan implementasi putusan MK 35\/PUU-X\/2012 &amp; Penyelesaian&hellip;&nbsp;Read More &raquo;Tangani Konflik Kehutanan, Pendekatan Sosial Lebih Diutamakan dari Penegakan Hukum\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/tangani-konflik-kehutanan-pendekatan-sosial-lebih-diutamakan-dari-penegakan-hukum\/\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/bakumsu\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2015-09-10T11:26:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/bakumsu.or.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/diskusi-hutan.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"427\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@bakumsu_officia\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@bakumsu_officia\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimated reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 minute\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/tangani-konflik-kehutanan-pendekatan-sosial-lebih-diutamakan-dari-penegakan-hukum\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/tangani-konflik-kehutanan-pendekatan-sosial-lebih-diutamakan-dari-penegakan-hukum\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin\",\"@id\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/#\/schema\/person\/366386b09cb9962eaaa24b3f95605fa6\"},\"headline\":\"Tangani Konflik Kehutanan, Pendekatan Sosial Lebih Diutamakan dari Penegakan Hukum\",\"datePublished\":\"2015-09-10T11:26:32+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/tangani-konflik-kehutanan-pendekatan-sosial-lebih-diutamakan-dari-penegakan-hukum\/\"},\"wordCount\":254,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/tangani-konflik-kehutanan-pendekatan-sosial-lebih-diutamakan-dari-penegakan-hukum\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/diskusi-hutan.jpg\",\"articleSection\":[\"GAGAS\"],\"inLanguage\":\"en-GB\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/bakumsu.or.id\/tangani-konflik-kehutanan-pendekatan-sosial-lebih-diutamakan-dari-penegakan-hukum\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/tangani-konflik-kehutanan-pendekatan-sosial-lebih-diutamakan-dari-penegakan-hukum\/\",\"url\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/tangani-konflik-kehutanan-pendekatan-sosial-lebih-diutamakan-dari-penegakan-hukum\/\",\"name\":\"Tangani Konflik Kehutanan, Pendekatan Sosial Lebih Diutamakan dari Penegakan Hukum -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/tangani-konflik-kehutanan-pendekatan-sosial-lebih-diutamakan-dari-penegakan-hukum\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/tangani-konflik-kehutanan-pendekatan-sosial-lebih-diutamakan-dari-penegakan-hukum\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/diskusi-hutan.jpg\",\"datePublished\":\"2015-09-10T11:26:32+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/tangani-konflik-kehutanan-pendekatan-sosial-lebih-diutamakan-dari-penegakan-hukum\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-GB\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/bakumsu.or.id\/tangani-konflik-kehutanan-pendekatan-sosial-lebih-diutamakan-dari-penegakan-hukum\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-GB\",\"@id\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/tangani-konflik-kehutanan-pendekatan-sosial-lebih-diutamakan-dari-penegakan-hukum\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/diskusi-hutan.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/diskusi-hutan.jpg\",\"width\":700,\"height\":427},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/tangani-konflik-kehutanan-pendekatan-sosial-lebih-diutamakan-dari-penegakan-hukum\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Tangani Konflik Kehutanan, Pendekatan Sosial Lebih Diutamakan dari Penegakan Hukum\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/#website\",\"url\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/\",\"name\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/\",\"description\":\"Perhimpunan  Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat Sumatera Utara\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-GB\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/#organization\",\"name\":\"BAKUMSU\",\"url\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-GB\",\"@id\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/cropped-cropped-LOGO-BAKUMSU2-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/cropped-cropped-LOGO-BAKUMSU2-1.png\",\"width\":2905,\"height\":1082,\"caption\":\"BAKUMSU\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/bakumsu\",\"https:\/\/x.com\/bakumsu_officia\",\"https:\/\/www.instagram.com\/bakumsu2000?igsh=Z3lzc2hoNmJ0Ynow\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/#\/schema\/person\/366386b09cb9962eaaa24b3f95605fa6\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-GB\",\"@id\":\"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/03551e5a9615c0d369f2e07878fdb63937cd06508a041783b1bf01e2f575d6c0?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/03551e5a9615c0d369f2e07878fdb63937cd06508a041783b1bf01e2f575d6c0?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tangani Konflik Kehutanan, Pendekatan Sosial Lebih Diutamakan dari Penegakan Hukum -","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/tangani-konflik-kehutanan-pendekatan-sosial-lebih-diutamakan-dari-penegakan-hukum\/","og_locale":"en_GB","og_type":"article","og_title":"Tangani Konflik Kehutanan, Pendekatan Sosial Lebih Diutamakan dari Penegakan Hukum -","og_description":"KABARHUKUM-Medan | Konflik tenurial hutan adalah berbagai bentuk perselisihan atau pertentangan klaim penguasaan, pengelolaan, pemanfaatan, dan penggunaan kawasan hutan. Untuk menanganinya, pendekatan sosial lebih diutamakan dari penegakan hukum. Demikian ditegaskan Direktur Penanganan Konflik Tenurial dan Hutan Adat, Rosa Vivien Ratnawati ketika menjadi salah seorang narasumber dalam seminar \u201cUpaya percepatan implementasi putusan MK 35\/PUU-X\/2012 &amp; Penyelesaian&hellip;&nbsp;Read More &raquo;Tangani Konflik Kehutanan, Pendekatan Sosial Lebih Diutamakan dari Penegakan Hukum","og_url":"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/tangani-konflik-kehutanan-pendekatan-sosial-lebih-diutamakan-dari-penegakan-hukum\/","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/bakumsu","article_published_time":"2015-09-10T11:26:32+00:00","og_image":[{"width":700,"height":427,"url":"https:\/\/bakumsu.or.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/diskusi-hutan.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@bakumsu_officia","twitter_site":"@bakumsu_officia","twitter_misc":{"Written by":"admin","Estimated reading time":"1 minute"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/bakumsu.or.id\/tangani-konflik-kehutanan-pendekatan-sosial-lebih-diutamakan-dari-penegakan-hukum\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/bakumsu.or.id\/tangani-konflik-kehutanan-pendekatan-sosial-lebih-diutamakan-dari-penegakan-hukum\/"},"author":{"name":"admin","@id":"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/#\/schema\/person\/366386b09cb9962eaaa24b3f95605fa6"},"headline":"Tangani Konflik Kehutanan, Pendekatan Sosial Lebih Diutamakan dari Penegakan Hukum","datePublished":"2015-09-10T11:26:32+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/bakumsu.or.id\/tangani-konflik-kehutanan-pendekatan-sosial-lebih-diutamakan-dari-penegakan-hukum\/"},"wordCount":254,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/bakumsu.or.id\/tangani-konflik-kehutanan-pendekatan-sosial-lebih-diutamakan-dari-penegakan-hukum\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/bakumsu.or.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/diskusi-hutan.jpg","articleSection":["GAGAS"],"inLanguage":"en-GB","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/bakumsu.or.id\/tangani-konflik-kehutanan-pendekatan-sosial-lebih-diutamakan-dari-penegakan-hukum\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/bakumsu.or.id\/tangani-konflik-kehutanan-pendekatan-sosial-lebih-diutamakan-dari-penegakan-hukum\/","url":"https:\/\/bakumsu.or.id\/tangani-konflik-kehutanan-pendekatan-sosial-lebih-diutamakan-dari-penegakan-hukum\/","name":"Tangani Konflik Kehutanan, Pendekatan Sosial Lebih Diutamakan dari Penegakan Hukum -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/bakumsu.or.id\/tangani-konflik-kehutanan-pendekatan-sosial-lebih-diutamakan-dari-penegakan-hukum\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/bakumsu.or.id\/tangani-konflik-kehutanan-pendekatan-sosial-lebih-diutamakan-dari-penegakan-hukum\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/bakumsu.or.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/diskusi-hutan.jpg","datePublished":"2015-09-10T11:26:32+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/bakumsu.or.id\/tangani-konflik-kehutanan-pendekatan-sosial-lebih-diutamakan-dari-penegakan-hukum\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-GB","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/bakumsu.or.id\/tangani-konflik-kehutanan-pendekatan-sosial-lebih-diutamakan-dari-penegakan-hukum\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-GB","@id":"https:\/\/bakumsu.or.id\/tangani-konflik-kehutanan-pendekatan-sosial-lebih-diutamakan-dari-penegakan-hukum\/#primaryimage","url":"https:\/\/bakumsu.or.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/diskusi-hutan.jpg","contentUrl":"https:\/\/bakumsu.or.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/diskusi-hutan.jpg","width":700,"height":427},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/bakumsu.or.id\/tangani-konflik-kehutanan-pendekatan-sosial-lebih-diutamakan-dari-penegakan-hukum\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/bakumsu.or.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tangani Konflik Kehutanan, Pendekatan Sosial Lebih Diutamakan dari Penegakan Hukum"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/#website","url":"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/","name":"https:\/\/bakumsu.or.id\/","description":"Perhimpunan  Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat Sumatera Utara","publisher":{"@id":"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-GB"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/#organization","name":"BAKUMSU","url":"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-GB","@id":"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/bakumsu.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/cropped-cropped-LOGO-BAKUMSU2-1.png","contentUrl":"https:\/\/bakumsu.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/cropped-cropped-LOGO-BAKUMSU2-1.png","width":2905,"height":1082,"caption":"BAKUMSU"},"image":{"@id":"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/bakumsu","https:\/\/x.com\/bakumsu_officia","https:\/\/www.instagram.com\/bakumsu2000?igsh=Z3lzc2hoNmJ0Ynow"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/#\/schema\/person\/366386b09cb9962eaaa24b3f95605fa6","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-GB","@id":"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/03551e5a9615c0d369f2e07878fdb63937cd06508a041783b1bf01e2f575d6c0?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/03551e5a9615c0d369f2e07878fdb63937cd06508a041783b1bf01e2f575d6c0?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/68","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=68"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/68\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":70,"href":"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/68\/revisions\/70"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/69"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=68"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=68"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bakumsu.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=68"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}