Pantau Pelanggaran Hak Asasi Manusia di Sumatera Utara
Setiap angka dalam data ini mewakili nyawa, ruang hidup, dan martabat manusia yang diabaikan di Sumatera Utara. BAKUMSU mendedikasikan halaman ini sebagai ruang arsip perlawanan dan pemantauan publik—mencatat setiap pelanggaran hak sipol dan ekosob secara sistematis, agar suara korban tidak dibungkam dan impunitas tidak terus dibiarkan.
Data Pelanggaran HAM Januari 2026
Data Pelanggaran HAM Februari 2026
Data Pelanggaran HAM Maret 2026
Data Pelanggaran HAM April 2026
Data Pelanggaran HAM Mei 2026
Data Pelanggaran HAM Juni 2026
Data Pelanggaran HAM Juli 2026
Data Pelanggaran HAM Agustus 2026
Data Pelanggaran HAM September 2026
Data Pelanggaran HAM Oktober 2026
Data Pelanggaran HAM November 2026
Data Pelanggaran HAM Desember 2026
Februari 2026
18
Peristiwa Pelanggaran HAM di Sumatera Utara
1200+
Korban Terdampak
Sepanjang Februari 2026 telah terjadi 18 peristiwa pelanggaran HAM yang terjadi di sejumlah wilayah di Sumatera Utara dengan jumlah korban mencapai lebih dari 1.200 orang.
Besarnya jumlah korban lebih banyak disebabkan kebijakan diskriminatif Wali Kota Medan terkait penataan lokasi usaha dagang daging non-halal (bagi ummat muslim) yang berdampak pada sekitar ribuan pedagang, serta kasus keracunan massal MBG yang menimpa 159 siswa/i di kabupaten Dairi. Peristiwa-peristiwa tersebut menunjukkan pelanggaran HAM tidak hanya terjadi dalam bentuk kekerasan langsung terhadap individu atau kelompok, tetapi juga melalui kebijakan publik yang diskriminatif, kegagalan negara melindungi kelompok rentan, serta lemahnya pengawasan terhadap program pemerintah yang katanya peningkatan gizi terhadap anak-anak di Indonesia.
Secara umum, pola pelanggaran yang terjadi sepanjang Februari 2026 meliputi kekerasan terhadap perempuan dan anak, tindak pidana perdagangan orang (TPPO), penyalahgunaan kewenangan oleh aparat, pembatasan kebebasan pers, serta pelanggaran hak-hak pekerja.
Januari 2026
Krisis legitimasi negara hukum: Ketika aparat menjadi pelaku dominan dan anak-anak menjadi korban.
16
Peristiwa Pelanggaran HAM di 8 Kab/Kota
320+
Korban Terdampak
64%
Melibatkan Aktor Negara (Polisi, TNI, Pemda, Pengadilan)
5
Kasus Kekerasan Langsung terhadap Anak
Hanya dalam kurun waktu 31 hari sepanjang Januari, telah terjadi 14 peristiwa pelanggaran hak asasi manusia yang tersebar di 8 kabupaten/kota di Sumut, dengan jumlah korban mencapai lebih dari 320 korban. Angka ini menunjukkan bahwa Sumatera Utara tidak sekadar mengalami kriminalitas, tetapi sedang menghadapi krisis struktural hak asasi manusia.
Temuan yang paling mengejutkan dari data pemantauan BAKUMSU adalah dominasi aktor negara dalam kekerasan tersebut. Tercatat 64 persen dari seluruh peristiwa pelanggaran HAM melibatkan langsung aparat dan institusi negara—mulai dari Kepolisian, TNI, ASN, Pemerintah Daerah, hingga Pengadilan
BAKUMSU
Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat Sumatera Utara
Jalan Bunga Kenanga No. 11 D,
Kelurahan Padang Bulan Selayang II
Kecamatan Medan Selayang, Medan 20156
Design by Robby Fibrianto Sirait
